Kolaborasi Strategis Antara UBHI dan DPPKBP3A Kabupaten Kuningan, Perkuat Pusat Kajian Gender dan Perempuan

[univ-bhi.ac.id] – Pada hari Selasa, (11/03/2025) Universitas Bhakti Husada Indonesia (UBHI) melalui Biro Kerjasama dan Pusat Kajian Gender dan Perempuan mengadakan pertemuan signifikan dengan Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kuningan. Pertemuan ini bertujuan untuk merumuskan kolaborasi dalam berbagai kegiatan yang mendukung pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Dalam pertemuan tersebut, beberapa poin penting dalam ruang lingkup Perjanjian Kerja Sama dibahas, antara lain:

1. Pelaksanaan dan kolaborasi kegiatan Pusat Kajian Gender dan Perempuan.

2. Asuhan Kebidanan Berbasis Gender dan permasalahan gender serta perempuan.

3. Penyelenggaraan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang kesehatan.

4. Peningkatan dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia dalam bidang kesehatan.

5. Kegiatan lain yang disepakati oleh kedua pihak.

Implementasi dari kolaborasi ini akan dilakukan melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Kuningan. Diharapkan, kerjasama ini dapat memberikan dampak positif bagi pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di daerah tersebut.

Ani Susriani, PSi, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, menyampaikan rasa terima kasih atas kerjasama yang telah terjalin, terutama dalam isu gender dan perlindungan perempuan. Ia menyoroti keberhasilan program P2WKSS yang telah berlangsung sejak 2021 dan akan dilaksanakan kembali di Desa Cikup Kecamatan Darma tahun ini.

Dr. Evi Soviyati, SST., MKM, selaku Ketua Pusat Kajian Gender dan Perempuan, menegaskan komitmennya untuk mengadakan kegiatan sosialisasi dan pengabdian masyarakat di lokasi P2WKSS sebagai bagian dari kolaborasi ini.

Sementara itu, dr. Yanuar Firdaus Sukardi, saat ditemui di kantor UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak, menyambut baik inisiatif kerjasama ini. Ia mengungkapkan bahwa Biro Kerjasama akan mengundangnya untuk berpartisipasi dalam talkshow di media sosial UBHI, sebagai langkah untuk menyebarluaskan informasi dan meningkatkan kesadaran mengenai isu-isu yang dihadapi oleh perempuan dan anak.

Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara institusi pendidikan dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan dan anak, serta mendorong implementasi program-program berbasis gender yang lebih efektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *